Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Rabies, Penyakit yang Ditularkan Lewat Gigitan Anjing

Tiara Indah Safitri , Jurnalis-Sabtu, 16 September 2023 |12:00 WIB
Mengenal Rabies, Penyakit yang Ditularkan Lewat Gigitan Anjing
Mengenal rabies, penyakit yang ditularkan dari gigitan anjing. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

MENGENAL rabies, salah satu penyakit tropis terabaikan (NTD) yang sebagian besar memengaruhi populasi yang sudah terpinggirkan, miskin dan rentan. Anjing adalah sumber utama rabies yang menyebabkan kematian pada manusia.

Dilansir dari halaman WebMD pada Sabtu (16/9/2023). Rabies adalah penyakit virus zoonosis yang dapat dicegah dengan vaksin dan memengaruhi sistem saraf pusat. Setelah gejala klinis muncul, rabies hampir 100 persen menyebabkan kefatalan. Hingga 99 persen kasus, anjing domestik bertanggung jawab atas penularan virus rabies ke manusia.

Namun, rabies dapat memengaruhi hewan peliharaan dan liar. Virus ini menyebar ke manusia dan hewan melalui air liur, biasanya melalui gigitan, goresan atau kontak langsung dengan mukosa (misalnya mata, mulut atau luka terbuka).

Gejala

Masa inkubasi untuk rabies biasanya dua hingga tiga bulan tetapi dapat bervariasi dari satu minggu hingga satu tahun, tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi masuknya virus dan viral load. Gejala awal rabies termasuk tanda-tanda umum seperti demam, nyeri dan kesemutan yang tidak biasa atau tidak dapat dijelaskan, menusuk, atau sensasi terbakar di lokasi luka.

Rabies

Ada dua bentuk rabies:

1. Rabies yang marah menghasilkan hiperaktif, perilaku bersemangat, halusinasi, kurangnya koordinasi, hidrofobia (takut air) dan aerofobia (takut angin atau udara segar). Kematian terjadi setelah beberapa hari karena serangan kardio-pernapasan.

2. Rabies paralitik menyumbang sekitar 20 persen dari jumlah total kasus manusia. Bentuk rabies ini berjalan kurang dramatis dan biasanya lebih lama daripada bentuk ganas. Otot secara bertahap menjadi lumpuh, mulai dari lokasi luka. Koma perlahan berkembang dan akhirnya kematian terjadi.

Penularan

Orang biasanya terinfeksi setelah gigitan atau goresan yang dalam dari hewan yang terifeksi rabies. Dalam kasus ini 99 persen disebabkan oleh anjing. Penularan juga dapat terjadi jika air liur hewan yang terinfeksi bersentuhan langsung dengan mukosa (misalnya mata atau mulut) atau luka kulit segar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement