"Sekali lagi saya katakan kulit bayi masih sangat sensitif. Bisa menyebabkan iritasi hingga peradangan kulit, apalagi ngeroknya kenceng-kenceng sampai merah. Kalau sudah luka bisa jadi tempat virus dan bakteri masuk," jelasnya.
Menurut dr Hendra, daripada dikerok, ada metode lain yang bisa meredakan nyeri saat bayi sakit, misalnya dengan mengompres atau memberikan banyak minum.
"Pasti nanti banyak yang bilang, 'dari dulu aman-aman aja dok, dokter juga dikerok kecilnya'. Dari dulu juga belum ada hp loh, makanya itu lah pentingnya belajar dan berilmu. Nggak semua yang aman untuk dewasa juga aman untuk anak apalagi anak bayi. Anak bukan merupakan miniatur orang dewasa," tandasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.