Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warning! Ini 5 Bahaya Terlalu Sering Makan Kentang Goreng

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 10 September 2023 |07:55 WIB
Warning! Ini 5 Bahaya Terlalu Sering Makan Kentang Goreng
Makan kentang goreng. (Foto: Freepik)
A
A
A

BANYAK orang menyukai camilan kentang goreng sebab rasanya gurih dan lezat. Kentang goreng sering dikonsumsi saat hangout, atau biasanya dimakan dengan ayam goreng.

Namun tahukah Anda, terlalu banyak mengonsumsi kentang goreng dapat berdampak negatif pada kesehatan dalam jangka panjang? Dilansir dari laman Times of India, menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 4500 orang yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, makan Kentang Goreng lebih dari dua kali seminggu dapat menggandakan risiko kematian dini.

kentang goreng 

Para peneliti menunjukkan, bahwa minyak yang digoreng sebagai kekuatan pendorong yang lebih besar, di balik risiko kesehatan dan lebih sedikit pada kentang itu sendiri.

 BACA JUGA:

Berikut ini adalah beberapa risiko, apabila terlalu banyak mengonsumsi kentang goreng:

1. Obesitas

Saat makanan digoreng dengan lemak, maka akan menjadi bom kalori, yang menyebabkan penambahan berat badan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan, bahwa makan gorengan terkait langsung dengan obesitas.

2. Risiko jantung dan stroke

Sebuah penelitian menemukan bahwa makan gorengan tiga kali atau lebih dalam seminggu meningkatkan kemungkinan seseorang terkena serangan jantung dan stroke sebesar 7 persen. Jika orang mengonsumsi gorengan setiap hari, risikonya menjadi dua kali lipat hingga 15 persen.

 BACA JUGA:

3. Sakit perut

Lemak dicerna lebih lambat oleh tubuh dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. Dengan demikian, kentang goreng yang ada di perut Anda lebih lama daripada makanan sehat.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Ultrasound International Open, Anda akan memiliki peluang lebih besar untuk menderita sakit perut saat makan gorengan.

4. Menurunkan kekebalan tubuh

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care, makan makanan berlemak tinggi berlemak dapat merusak mikrobioma dengan meningkatkan bakteri tidak sehat dan dengan demikian menurunkan kekebalan Anda.

5. Kabut otak

Mengingat fakta bahwa kentang goreng digoreng dengan minyak terhidrogenasi, di dalamnya mengandung banyak lemak trans yang meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik Anda. Hal ini pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung.

Berdasarkan penelitian lain, orang yang memiliki lebih banyak lemak trans dalam darahnya 75 persen lebih mungkin mengembangkan penyakit Alzheimer atau demensia.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement