Proses pembuatannya pun dikenal cukup hati-hati dan lama, karena itu tidak bisa dikerjakan seorang diri.
Mereka yang melakukan pekerjaan ini dikenal dengan sebutan tsuki-te atau orang yang memukul adonan menggunakan palu.
Kue Mochi (Foto: Freepik)
Lalu disebut juga kaeshi-te atau orang yang yang bertugas untuk membalikkan adonan dan memberikan air panas, agar adonan tidak menempel dan lengket.
Nah, karena faktor teknik itulah yang membuat rasa mochi ini menjadi legit dan membuat para pembeli ketagihan memakannya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.