Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Janda Identik dengan Warna Ungu?

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Senin, 04 September 2023 |06:06 WIB
Kenapa Janda Identik dengan Warna Ungu?
Ilustrasi untuk perempuan janda di Indonesia yang identik dengan warna ungu (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Di masa itu, warna ungu dianggap sebagai warna yang mahal karena untuk mendapatkannya tidak mudah. Dilansir dari History, kala itu orang-orang mendapatkan warna ungu dari Kota Tirus di wilayah Fenesia kuno, Lebanon.

Warna ungu yang diperjual belikan bernama ‘Ungu Tyrian’ yang berasal dari spesies siput laut yang sekarang dikenal sebagai Bolinus Brandaris. Keberadaan siput tersebut bisa dibilang langka, sehingga nilainya setara dengan emas.

Untuk memanennya, pembuat pewarna harus membuka cangkang siput, mengekstrak lendir penghasil warna ungu, dan memaparkannya di bawah sinar matahari dalam jangka waktu tertentu.

Dibutuhkan sebanyak 250.000 siput untuk menghasilkan satu ons pewarna ungu yang dapat digunakan. Meski demikian, hasilnya adalah warna ungu yang cerah dan tahan lama.

Kemewahan warna ungu pada akhirnya memudar pada 1856. Hal ini terjadi setelah seorang ahli kimia bernama William Henry Perkin berhasil menciptakan senyawa ungu sintetis saat tengah mencoba mensintesis obat antimalaria.

Warna ungu sintetis tersebut pada akhirnya digunakan untuk mewarnai kain. Sehingga kain-kain berwarna ungu menjadi lebih murah dan dapat dibeli oleh kalangan rakyat biasa.

Demikian jawaban pertanyaan kenapa janda identik dengan warna ungu.

(Hafid Fuad)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement