SAAT berada di atas pesawat, tekanan udara yang berbeda dapat memengaruhi cara tubuh merespons makanan dan minuman.
Oleh karenanya, ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan ketika memilih makanan dan minuman yang akan dipesan selama penerbangan.
Celina Bedding, seorang pramugari baru-baru ini memperingatkan agar tidak memesan minuman tertentu pada saat penerbangan. Dia telah menyoroti makanan dan minuman yang sebaiknya jangan pernah dipesan oleh para penumpang saat terbang di ketinggian 30.000 kaki.

Celina juga mengimbau penumpang agar tidak meminum air keran dan sebisa mungkin menghindari makanan pesawat.
"Untuk semua penumpang di luar sana, apakah Anda seorang penumpang yang sering terbang, sesekali terbang, penumpang musiman atau akan segera terbang untuk pertama kalinya, saya ingin mengatakan kepada Anda: jangan pernah meminum air keran dari kamar mandi pesawat,” kata Celine mengutip Mirror.
Ia juga mengungkapkan alasan mengapa minum air keran di pesawat tidak layak diminum.
"Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa air ini tidak sehat untuk diminum. Anda mungkin sudah pernah melihat tanda tersebut karena sebagian besar pesawat memilikinya di dekat keran. Anda mungkin mengira itu hanya cara untuk membuat Anda membeli minuman. Tapi sebenarnya itu untuk kesehatan Anda sendiri. Jadi, jangan minum air keran di pesawat," tuturnya.
Menurut penelitian maskapai penerbangan Lufthansa, jus tomat adalah minuman yang paling disukai oleh pramugari dan juga minuman paling populer dalam penerbangan.
Ada alasan ilmiah mengenai hal ini. Selama penerbangan, tekanan rendah dan kekeringan menyebabkan indera pengecap berubah, yang berarti selera penumpang menjadi tumpul. Jus tomat mengandung umami, bahan yang tidak terpengaruh oleh penerbangan, sehingga membuat minuman ini terasa lebih enak di udara daripada alternatif lain yang lebih manis.
Ia juga menyarankan penumpang agar menghidari makanan pesawat yang tinggi garam dan gula, karena efek tekanan kabin yang dapat merusak indra pengecap.

"Alasan di baliknya adalah fakta bahwa karena tekanan kabin, kita kehilangan sekitar 30 persen indera pengecap kita. Jadi perusahaan yang menyiapkan makanan untuk maskapai penerbangan menambahkan lebih banyak garam untuk mendapatkan rasa yang enak di ketinggian 40.000 kaki," terang Celine.
Selain makanan tinggi gula dan garam, dia juga tidak merekomendasikan roti panggang ham, keju, serta sandwich. Sebagai gantinya bisa memilih salad.
"Anda bisa memilih salad atau salad buah, misalnya. Pastikan Anda minum banyak air sebelum, selama, dan setelah penerbangan untuk menghidrasi diri Anda," pungkas dia.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.