MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri kuliah umum di Politeknik Pariwisata Makassar (Poltekpar Makassar).
Kegiatan tersebut dalam rangka peluncuran Kurikulum ASEAN MRA-TP yang dihadiri oleh lebih dari 10 ribu peserta secara offline maupun online dari 6 kampus Poltekpar se-Indonesia.
"Penerapan kurikulum berstandar ASEAN ini bertujuan untuk menciptakan kompetensi lulusan Poltekpar yang dapat bersaing, tidak hanya secara nasional tapi juga secara internasional," kata Sandiaga, dikutip dari akun Instagram-nya, @sandiuno.
Menparekraf, Sandiaga Uno (Foto: IG/@sandiuno)
Sandiaga menekankan pentingnya pemahaman Bahasa Inggris di era globalisasi saat ini, khususnya bagi pelaku pariwisata dan ekraf.
"Di antaranya dengan penggunaan Bahasa Inggris yang lebih dominan dan kurikulum yang lebih dekat dengan kewirausahaan atau enterpreneurial," imbuhnya.
Ia berharap melalui upaya ini akan menghasilkan SDM yang tangguh, beradaptasi dengan cepat, serta memiliki kompetensi dan kualitas untuk membangkitkan ekonomi serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya.