Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Miris! Polusi Udara Tak hanya Berimbas pada Manusia, Makhluk Hidup Ini Juga Terkena Dampaknya

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 22 Agustus 2023 |23:15 WIB
Miris! Polusi Udara Tak hanya Berimbas pada Manusia, Makhluk Hidup Ini Juga Terkena Dampaknya
Polusi udara berdampak pada makhluk hidup. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

POLUSI udara yang semakin mengkhawatirkan tidak hanya mengancam manusia, namun juga makhluk hidup lainnya salah satunya lalat. Menurut peneliti, lalat menjadi kesulitan untuk kawin akibat kondisi udara yang sangat buruk.

Dilaporkan Yahoo News, Selasa (22/8/202) serangga pada umumnya menemukan pasangan sangat bergantung pada feromon. Ini adalah bahan kimia yang memungkinkan jantan dan betina menemukan pasangan.

Feromon ini sangat khas pada lalat, karena ketika ozon meningkat di udara yang mana ini dipengaruhi oleh polusi, feromon akan terganggu dan terdegradasi. Dengan kata lain, lalat jadi susah menemukan pasangan dan kawin.

Penelitian dilakukan untuk membuktikan teori tersebut. Dikerjakan oleh ilmuwan di Institut Max Planck untuk Ekologi Kimia di Jerman, peneliti menemukan kaitan antara polusi udara dengan feromon lalat.

Polusi udara

Para peneliti mengembangkan percobaan membuat area yang memiliki ozon serupa dengan wilayah yang udaranya tercemar. Lalu, mereka menempatkan sejumlah lalat di sana. Hasilnya, lalat betina tidak tertarik dengan lalat jantan.

Padahal, secara alamiah feromon dikeluarkan lalat jantan untuk menarik lalat betina sekaligus mengusir lalat jantan lainnya. Anehnya, karena lalat jantan susah menarik perhatian lalat betina, lalat jantan malah menarik perhatian lalat jantan lainnya. Sebab mereka tidak bisa membedakan mana lalat jantan dan betina.

"Kami dapat menjelaskan bahwa lalat pejantan mulai merayu satu sama lain setelah terkena paparan ozon dalam waktu singkat. Sebab, mereka jelas tidak bisa membedakan lalat jantan dengan betina akibat polusi udara," kata peneliti, Nanji Jiang dan Markus Knaden, dikutip Selasa (22/8/2023).

Informasi ini sangat baru bagi dunia sains. Karena itu, diperlukan penelitian lanjutan.

"Kami belum pernah memikirkan hal ini sebelumnya. Oleh karena itu, kami pun bingung dengan perilaku lalat jantan yang terpapar polusi udara ini," tutur peneliti.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement