Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polusi Udara Sebabkan Batuk dan Flu Tak Kunjung Sembuh? Begini Penjelasan Dokter

Syifa Fauziah , Jurnalis-Senin, 21 Agustus 2023 |10:30 WIB
Polusi Udara Sebabkan Batuk dan Flu Tak Kunjung Sembuh? Begini Penjelasan Dokter
Batuk dan flu yang tak kunjung sembuh disebabkan polusi udara? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

ISU polusi udara yang marak di tengah masyarakat tentu mengancam kesehatan. Tak hanya orang dewasa tapi juga anak-anak.

Banyak anak-anak yang rentan mengalami batuk dan flu secara berulang bahkan mengakibatkan proses penyembuhannya memakan waktu yang cukup lama

Dokter Spesialis Anak, dr. Arifianto, Sp.A(K) mengatakan tak bisa dipungkiri bahwa polusi udara memiliki kontribusi erat dengan peningkatan risiko infeksi saluran pernapasan baik akut (ISPA) maupun kronik. Namun perlu diketahui bahwa batuk pilek yang menyerang anak-anak dan dewasa diakibatkan oleh infeksi.

"Sesuai namanya infeksi, yakni disebabkan masuknya kuman ke dalam tubuh. Biasanya yang tersering adalah infeksi virus," ujar dr Arifin dalam cuitannya di Twitter @dokterapin, seperti dikutip pada Sabtu (19/8/2023).

Dokter Arifin menambahkan ketika seorang anak mengalami selesma (common cold) atau bahkan influenza yang merupakan ISPA atas, mereka mendapatkan virus dari orang lain yang tertular, dan bisa menular ke orang-orang lain di sekitarnya.

"Adanya demam makin menguatkan infeksi. Jadi, penyebabnya BUKAN polusi udara," tuturnya.

Polusi udara

Polusi udara saat ini bisa berperan dalam memudahkan ISPA untuk berkembang, dan mungkin saja lebih lama durasi penyembuhannya. Risiko pneumonia (ISPA bawah) dan asma juga meningkat. Tetapi ingat, penyebab ISPA atas maupun bawah adalah infeksi, bukan polusi udara.

"Ketika anak tak kunjung sembuh, tidak lantas 'hanya' menyalahkan polusi saja. Tetapi kendalikan potensi penularannya," katanya.

Dokter Arifin mengatakan seringkali anak tak kunjung sembuh karena virusnya 'pingpong' dari satu anak ke orang lainnya. Hal itu mengakibatkan sakitnya lebih lama karena potensi penularan yang tidak dikurangi.

"Inilah pentingnya masker tetap dipakai, cuci tangan setiap habis kontak, dan meliburkan anak dari daycare atau sekolahnya," katanya.

Lebih lanjut dr Arifin mengatakan ketika anak mengalami flu dan batuk, tidak ada obat yang perlu diminum. Sebab dua penyakit itu memang tidak ada obatnya. Tapi sebaiknya orang tua melakukan observasi pada kondisi anak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement