Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pantai Trisik Kulonprogo Abrasi Parah, Penangkaran Penyu Jadi Prioritas Perhatian

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 09 Agustus 2023 |13:01 WIB
Pantai Trisik Kulonprogo Abrasi Parah, Penangkaran Penyu Jadi Prioritas Perhatian
Pantai Trisik, Kulonprogo, DIY (Foto: IG/@dedeh_nursayidah)
A
A
A

PANTAI Trisik di Kulonprogo, DIY kondisinya saat ini sangat menyedihkan. Pasalnya, pantai indah tersebut sudah beberapa tahun terakhir dihantam abrasi parah sehingga mengancam berbagai fasilitas wisata di sana.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispar DIY), Kurniawan mengatakan, abrasi di Pantai Trisik, Kulonprogo membenarkan jika abrasi ini sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Alhasil, sejumlah fasilitas pariwisata ikut terancam, termasuk penangkaran penyu.

"Abrasi memang sudah berlangsung beberapa tahun terakhir," kata Kurniawan saat berbincang dengan MNC Portal.

Menurut dia, saat ini keadaan Pantai Trisik sangat mengkhawatirkan, termasuk keberadaan penangkaran penyu imbas abrasi yang sudah kurang terjadi sekitar 10 meteran dari bibir pantai.

#mce_temp_url#Penangkaran Penyu

Penangkaran penyu di Pantai Trisik (Foto: IG/@sumantri_bambang_priyambodo)

"Ini yang prioritas untuk segera diambil langkah-langkah tindakan seperti apa bersama dengan BKSDA DIY," sambung dia.

Menurut Kurniawan, pemerintah daerah (pemda) dan pihak terkait telah mengambil langkah-langkah antisipasi agar tidak membawa korban dan menimbulkan kerugian yang lebih besar baik, secara ekologi maupun ekonomi.

"Sebagai langkah awal saat ini sudah dipasang police line (garis polisi) agar pengunjung tidak mendekat terlalu dekat ke pantai," terangnya.

Lebih lanjut, kata dia, pemerintah paerah melalui dinas pariwisata sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti pengelola, TNI-Polri, BKSDA, Sarlinmas, Pol PP serta pihak-pihak lainnya untuk menangani persoalan tersebut.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, dalam penanganan kerusakan yang diakibatkan oleh fenomena alam ini perlu adanya penerapan konsep konservasi dan berkelanjutan.

Terlebih dengan perubahan iklim, di mana proses abrasi ini naiknya air ke permukaan laut yang mengakibatkan terkikisnya area daratan.

Pantai Trisik

"Jangan sampai ini akan mengancam ekosistem di destinasi wisata tersebut. Apalagi sebuah destinasi yang sangat populer, seperti pantai maupun pulau-pulau yang kita meyakini sebagai kekuatan daripada daya tarik destinasi wisata kita," ujarnya dalam Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta.

Untuk itu, Kemenparekraf kata Sandi, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta lintas kementerian lainnya. Agar perbaikan kerusakan akibat abrasi di Pantai Trisik ini bisa segera ditangani dan teratasi.

"Dan tidak menimbulkan kerugian. Terutama aspek mata pencaharian bagi masyarakat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif," kata dia.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement