Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Kembangkan Obat Kanker AOH1996, Hancurkan Sel Kanker Tanpa Rusak Jaringan Sehat

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |20:05 WIB
Peneliti Kembangkan Obat Kanker AOH1996, Hancurkan Sel Kanker Tanpa Rusak Jaringan Sehat
Peneliti tengah mengembangkan obat untuk matikan sel kanker. (Foto:
A
A
A

KANKER menjadi salah satu penyakit mematikan yang kerap diderita masyarakat dunia. Bahkan hingga saat ini belum ada obat pasti yang dapat menyembuhkan kanker.

Namun, seiring berkembangnya teknologi Peneliti mencoba mengembangkan obat kanker bernama AOH1996 yang diklaim dapat menghancurkan kanker di dalam tubuh. Peneliti mengklaim bahwa penggunaan obat AOH1996 tidak akan merusak sel-sel sehat.

Kanker

Artinya, angka harapan hidup pasien kanker akan semakin panjang. Menurut laporan New York Post, nama AOH1996 sendiri diambil dari nama pasien kanker asal Indiana yang lahir pada 1996. Gadis itu bernama Anna Olivia Healey.

"Saya ingin melakukan sesuatu yang istimewa untuk gadis ini," kata Linda Malkas dari City of Hope di Duarte, California, Amerika Serikat, dikutip dari NYpost, Kamis (3/8/2023).

Anna meninggal dunia ketika usianya sembilan tahun akibat kanker neuroblastoma. Kanker jenis itu tercatat hanya menyerang 600 anak di AS setiap tahunnya.

Selain itu, ternyata ada cerita menyentuh di balik pengembangan obat AOH1996. Diketahui kalau Linda bertemu dengan keluarga Anna sebelum gadis itu menghembuskan napas pada 2005.

"Saya bertemu ayah Anna ketika Anna tengah sekarat melawan kanker. Sang ayah bertanya, 'Apakah dirimu bisa melakukan sesuatu terkait neuroblastoma?' sembari memberikan cek sebesar 25.000 dolar AS atau sekitar Rp379,3 juta," kata Linda.

"Dan momen itu mengubah hidup saya," katanya.

Sekadar informasi, AOH1996 bekerja dengan menargetkan protein yang disebut PCNA atau antigen inti sel yang berkembang biak. Dalam bentuk mutasinya, PCNA ini membantu tumor kanker tumbuh dan berkembang.

Jadi, obat AOH1996 dirancang khusus hanya menargetkan bentuk PCNA dalam sel kanker, selagi sel normal yang sehat tidak terekspos paparan obat sama sekali. Karena bisa menargetkan sel kanker, banyak peneliti meyakini kalau AOH1996 juga bisa dipakai untuk pengobatan kanker payudara, prostat, otak, ovarium, leher rahim, kulit, hingga paru-paru.

"Sejauh ini belum ada obat yang bisa menargetkan PCNA," kata Long Gu, seorang profesor riset asosiasi di City of Hope.

"Sekarang, setelah kami tahu area masalahnya, kami akan menggali lebih dalam untuk memahami proses pengembangan obat kanker yang lebih personal dan terarah," tuturnya.

Manfaat lain dari obat ini pun diklaim bisa membuat sel kanker lebih rentan terhadap agen yang menyebabkan kerusakan sel DNA atau kromosom, seperti obat kemoterapi cisplatin. Itu berarti, obat baru ini nanti bisa menjadi alat berguna dalam terapi kombinasi dan dalam pengembangan kemoterapi baru.

Obat ini sudah masuk tahap uji klinis fase 1 di City of Hope. Di pengujian sebelumnya, AOH1996 secara selektif membunuh sel kanker dengan mengganggu siklus reproduksi sel.

(Leonardus Selwyn)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement