BULAN Agustus sering disebut sebagai bulan terbaik untuk mendaki gunung. Maka tak heran banyak pendaki yang sudah mempersiapkan diri untuk mendaki gunung yang disukainya.
Namun, banyak hal yang harus diperhatikan ketika mendaki gunung, karena resiko mendaki sebuah gunung tentunya besar bagi keselamatan, salah satunya kesiapan fisik dalam menghadapi cuaca yang sangat dingin.

Jika seseorang tidak kuat dalam menghadapi udara yang dingin, bisa beresiko terkena serangan hipotermia yang berakibat mengancam nyawa si penderita.
Hipotermia sendiri, merupakan serangan terhadap tubuh karena sudah tidak mampu lagi menahan dinginnya udara di sekitar, tubuh akan menjadi sangat kedinginan, otot menjadi kaku dan yang paling parah bisa mengakibatkan kematian.
BACA JUGA:
Hal itu tentunya bisa diminimalisir dengan tips mendaki gunung agar tidak terkena hipotermia, apa saja?
1. Hindari pakaian yang basah
Cuaca di gunung tentunya sulit untuk di prediksi, ketika mendaki gunung bisa tiba-tiba hujan lebat diperjalanan, hal itu akan membuat pakaian yang dikenakan menjadi basah. Apa bila sudah terlanjur basah, biasakan jangan terlalu lama berdiam diri, ada baiknya mengganti pakaian baru yang kering dan hangat.
2. Perbanyak olahraga
Ketika mendaki gunung, harus disiapkan dengan fisik yang baik. Olahraga rutin menjadi hal penting ketika mendaki sebuah gunung, hal itu bisa berakibat pada fisik yang kuat, sehingga tidak mudah terkena serangan hipotermia.
BACA JUGA:
3. Perbanyak asupan kalori
Saat mendaki gunung, persiapkan bekal makanan yang penuh dengan karbohidrat dan protein tinggi, hal itu bisa menambah kalori dalam tubuh sehingga tubuh akan selalu merasa hangat karena banyak memproduksi hawa panas dari dalam.