Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Gejala Skoliosis Seperti yang Diidap Fuji

Nurul Amanah , Jurnalis-Rabu, 02 Agustus 2023 |12:02 WIB
4 Gejala Skoliosis Seperti yang Diidap Fuji
Fuji idap skoliosis. (Foto: Instagram Fuji)
A
A
A

FUJI yang bernama lengkap Fujianti Utami Putri mengungkapkan, ia mengidap skoliosis dengan tulang bengkok alias miring ke sisi sebelah kiri. Ia menduga hal itu terjadi karena kebiasaannya yang menggendong Gala dan membawa tas hanya di bagian sebelah kanan.

Dikutip dari Medical News Today, skoliosis memang menyebabkan tulang belakang melengkung ke satu sisi. Kelengkungan dapat terjadi di bagian tulang belakang mana pun, tetapi biasanya memengaruhi tulang belakang bagian atas dan punggung bawah. Bergantung pada tingkat kelengkungan, seseorang mungkin perlu memakai penyangga.

 Fuji

Skoliosis paling sering terjadi pada tahap akhir masa kanak-kanak atau awal masa remaja ketika orang tersebut masih tumbuh dengan cepat. Skoliosis lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Dalam kasus yang dialami Fuji, Skoliosis memang dapat terjadi akibat postur tubuh yang buruk dan kebiasaan membawa beban berat seperti ransel atau tas hanya di satu sisi saja.

 BACA JUGA:

Lalu apa saja gejala skoliosis?

Dikutip dari RS Pondok Indah, berikut ini gejala skoliosis,

1. Tulang belakang melengkung secara abnormal ke arah samping

2. Bahu dan/atau pinggul kiri dan kanan tidak sama tingginya

3. Mengalami nyeri punggung dan kelelahan pada tulang belakang setelah duduk atau berdiri lama

4. Skoliosis yang berat dengan kelengkungan yang lebih besar dari 60 derajat menyebabkan gangguan pernapasan

 BACA JUGA:

 

Bagaimana pengobatan skoliosis?

Untuk skoliosis ringan, Anda mungkin tidak memerlukan pengobatan. Sebagai gantinya, dokter Anda mungkin mengawasi Anda dan melakukan rontgen sesekali untuk melihat apakah itu semakin parah. Berikut beberapa cara mengatasi skoliosis dilansir dari Web MD:

1. Kawat Penyangga

Pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, mengenakan penyangga di sekitar tubuh Anda dapat menghentikan kelengkungan yang semakin parah. Penyangga biasanya terbuat dari plastik. Banyak anak memakainya 24 jam sehari.

2. Operasi fusi tulang belakang

Dalam operasi ini, dokter menempatkan potongan tulang atau bahan serupa di antara tulang di tulang belakang Anda. Mereka menggunakan perangkat keras untuk menahan tulang di tempatnya sampai tumbuh bersama, atau melebur. Operasi ini dapat mengurangi kelengkungan tulang belakang Anda serta menjaganya agar tidak semakin parah.

3. Operasi penumbuhan berbasis tulang belakang dan tulang rusuk

Hal ini dilakukan untuk memperbaiki skoliosis yang lebih serius pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Dokter menempelkan batang ke tulang belakang atau tulang rusuk Anda dengan perangkat keras. Saat Anda tumbuh, dokter menyesuaikan panjang batang.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement