Jajanan ini biasanya berwarna hijau karena menggunakan pewarna alami dari daun suji, kemudian dicetak menggunakan cetakan bambu dan dikukus selama beberapa menit. Kue putu disajikan dengan diberi taburan kelapa parut yang memberi cita rasa manis dan gurih saat sampai ke dalam mulut.

(Foto: Instagram/@jajan.bareng.abah)
Biasanya kue ini dijual pada sore menjelang malam hari dengan gerobak atau dipikul. Dan yang khas dari kue putu ini adalah suaranya nyaring yang muncul dari cerobong asap kecil.
Kini kue putu tak hanya ada di Jawa, tapi juga di beberapa daerah di Indonesia, salah satunya di Sulawesi dengan ciri khasnya masing-masing. Di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga ada sejenis kue putu dengan rasa yang sama namun bentuk dan namanya yang berbeda.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.