Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Oppenheimer Dilarang di Jepang? Ternyata Ini Alasannya

Kiswondari , Jurnalis-Jum'at, 28 Juli 2023 |16:30 WIB
Kenapa Oppenheimer Dilarang di Jepang? Ternyata Ini Alasannya
Kenapa Oppenheimer Dilarang di Jepang, (Foto: Reuters)
A
A
A

KENAPA  Oppenheimer Dilarang di Jepang?  Latar belakang alasannya akan diulas dalam artikel berikut. Oppenheimer sendiri merupakan film biografi sejarah Amerika Serikat yang disutradari dan diproduseri oleh Chritopher Nolan.

Film ini dibuat berdasarkan buku karya Kai Bird dan Martin J. Sherwin berjudul “American Prometheus”. Dikutip dari IMDB, Jumat (28/7/20230 Oppenheimer sudah dirilis perdana di Perancis pada 11 Juli 2023, lalu disusul sejumlah negara di dunia pada 13 sampai 21 Juli 2023, dan beberapa negara lainnya yakni Vitenam, Korea Selatan (Korsel), Italia dan Yunani yang baru akan merilis pada 4, 15 23 dan 24 Agustus mendatang.


(Kenapa Oppenheimer Dilarang di Jepang?, Foto: IMDB) 

Menariknya, dari daftar negara perilisan, Jepang tak ada di antara negara-negara tersebut. Perusahaan sinema Jepang Toho-Towa memang sampai saat ini belum merilis tanggal resmi peluncuran film yang mengisahkan pembuat bom atom yang direkrut Amerika Serikat (AS) pada Perang Dunia II itu.

 BACA JUGA:

Kenapa Oppenheimer Dilarang di Jepang? Ternyata, kenapa film Oppenheimer ini dilarang di Jepang, kemungkinan besar karena film ini mengisahkan tentang fisikawan yang direkrut oleh AS yakni Robert J. Oppenheimer dalam membuat bom atom pada Agustus 1945.

(Kenapa Oppenheimer Dilarang di Jepang?, Foto: Reuters) 

Bom atom tersebut kemudian dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang pada Perang Dunia II, yang membunuh lebih dari 200000 orang, dan membuat Jepang kalah telak saat perang itu.

Dalam film itu, dikisahkan bagaimana Oppenheimer yang diperankan oleh Cillian Murphy sekaligus manajer Laboratoriun Los Alamos melakukan Manhattan Project hingga akhirnya menciptakan bom atom.

 

 (Kenapa Oppenheimer Dilarang di Jepang?, Foto: Reuters)

Alasan lainnya, beberapa penikmat film turut mengkritisi absennya perspektif orang Jepang dalam film tersebut. Padahal, film tersebut menceritakan soal pengeboman Hisroshima dan Nagasaki yang membunuh ratusan ribu orang Jepang dan berdurasi tiga jam lebih, tetapi justru tidak ada perpektif orang Jepang di dalamnya.

Namun penting untuk diingat, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah Jepang akan benar-benar melarang film Oppenheimer, karena pihak Jepang sendiri belum mengonfirmasi perihal tanggal perilisan film produksi Universal Pictures itu.

Sebagai informasi tambahan, sejak 1950-an, penyensoran film dalam bentuk penyuntingan yang disarankan sangat jarang dilakukan di Jepang. Bahkan, film yang dilarang pun sebagian besar merupakan respons atas film yang terlalu eksplisit mengekespose hal seksual atau kekerasan seksual, bukan kekhawatiran atas film yang mengandung masalah politik atau militeristik. Demikian sebagiamana dikompilasi dari berbagai sumber.

(Rizky Pradita Ananda)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement