Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Jiwa Beberkan 4 Tips Cegah Perundungan pada Anak di Lingkungan Sekitar

Kiki Oktaliani , Jurnalis-Minggu, 23 Juli 2023 |19:00 WIB
Dokter Jiwa Beberkan 4 Tips Cegah Perundungan pada Anak di Lingkungan Sekitar
Tips cegah perundungan pada anak di lingkungan sekitar, (Foto: Freepik)
A
A
A

MENURUT  data dari Komisi Perlindungan Anak (KPAI), ada aduan dari sekitar 480 anak yang menjadi korban bullying atau perundungan yang terjadi di sekolah pada periode 2016 hingga 2020.

Perundungan atau yang lebih kerap dikenal dengan bullying, memang perilaku tercela yang bisa hadir dalam bentuk secara verbal, fisik, baik di dunia maya ataupun di dunia nyata. Perundungan sendiri tak lepas dari adanya kesenjangan kekuatan antara korban dan pelaku serta diikuti pola repetisi (pengulangan perilaku).

Butuh peran dari banyak pihak untuk memutus bersama mata rantai tindak perundungan, yang sayangnya sudah mengakar kuat di kultur sosial masyarakat. Salah satunya peran serta dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Nah bagi Anda para orangtua, tentunya wajib tahu apa saja sederet tips untuk mencegah perundungan terjadi pada anak di lingkungan sekitar. Mengutip siaran media yang diterima Minggu (23/7/2023) simak empat tipsnya dari Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Subspesialis Anak dan Remaja (Psikiatri), dr. Anggia Hapsari, Sp. K. J, Subsp. A. R. (K),

1. Ambil tindakan cepat:

• Lakukan beberapa tindakan cepat seperti, tatap mata si perundung dan minta untuk menghentikan tindakannya.

• Hindari membuat situasi bertambah panas. Ketahui kapan Anda bisa pergi meninggalkan pelaku perundungan. Jika situasi mengancam atau berbahaya lebih baik untuk pergi atau cepat tinggalkan tempat tersebut.

• Jangan tanggapi serangan perundungan yang dilancarkan lewat SMS.

 BACA JUGA:

2. Cari bantuan dari luar: Jangan menunggu terlalu lama apabila keadaan sudah bikin diri cemas. Berbicaralah dengan petugas sekolah terkait situasi tersebut, sehingga perundungan dapat dihentikan. Ambil langkah hukum dengan menghubungi penegak hukum setempat

3. Beri contoh baik: Pastikan untuk tidak terus menerus menghidupkan perilaku perundungan di lingkungan Anda. Sebarkan informasi bahwa perundungan harus dihentikan, dan bela orang lain.

4. Bela diri secara mental dan emosional: Ini merupakan pendekatan dari dalam ke luar, ajari anak-anak muda untuk punya titik kontrol di dalam diri, serta ajari mereka juga untuk mengenali dan memperbaiki pemikiran mereka yang tidak rasional dan ajari anak-anak muda untuk menerima diri apa adanya.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement