SATU Suro merupakan hari pertama dalam bulan Suro menurut kalender Jawa. Kehadiran Satu Suro ini bertepatan dengan tanggal 1 Muharram atau awal dari kalender islam atau Hijriyah.
Lantas, mengapa antara Satu Suro dan 1 Muharram selalu berdampingan? Menarik mundur ke sejarah di masa lalu, ada alasan di balik satu suro identik dengan tahun baru Islam.

Semua berawal dari zaman Sultan Agung, dimana masyarakat kala itu masih mengikuti penanggalan sesuai tahun saka. Seperti diketahui, ini merupakan warisan dari ajaran Hindu.
Padahal, di waktu yang bersamaan Kesultanan Mataram Islam pun telah menggunakan kalender Hijriah atau penanggalan Islam. Mengutip dari Indonesia Kaya, Sultan Agung yang hendak memperluas ajaran Islam di Tanah Jawa pun mulai memikirkan jalan tengah.