Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menilik Sejarah Tas Birkin Hermes yang Ikonik, Awalnya Tak Sengaja?

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 17 Juli 2023 |13:32 WIB
Menilik Sejarah Tas Birkin Hermes yang Ikonik, Awalnya Tak Sengaja?
Tas Birkin Hermes milik Jane Birkin, (Foto: WWD)
A
A
A

PENYANYI dan aktris, Jane Birkin dilaporkan meninggal dunia. Ia menghembuskan napas terakhirnya setelah bertarung berjuang melawan penyakit kanker di tubuhnya. 

Tak hanya di dunia musik dan sinematografi, nama Jane tak bisa dilepaskan dari industri fesyen dunia terutama industri tas mewah. Ya, Jane Birkin lah sosok di balik tas mewah Birkin keluaran Hermes yang ikonik. Hermes beberapa kali membuatkan tas edisi Birkin yang sangat terkenal dan melegenda, terinspirasi dari sosok Jane.

Lantas bagaimana awalnya? Kisah Jane dan tas Hermes yang saat ini menjadi simbol kekayaan dan status sosial seseorang tersebut, diawali pada tahun 1983 lewat pertemuan tak disengaja Jane besama Jean-Louis Dumas, direktur artistik dan CEO Hermes.

Kala itu Dumas melihat tas anyaman yang dipakai Jane untuk membawa dan menyimpan barang pribadinya begitu menarik. Secara tak sengaja semua isi tas Jane tumpah di depan Dumas. Sambil membantu Jane membereskan isi tasnya, Dumas berujar kalau Jane butuh tas dilengkapi saku.

Jane kala itu mengeluh bahwa ia sulit untuk menemukan tas besar dengan kompartment luas, aman, dan trendi yang disukainya. Dumas yang menangkap keluhan Birkin, menggambar sketsa desain tas Birkin pertamanya lalu diwujudkan dalam bentuk nyata satu tahun kemudian.

 BACA JUGA:

Pada tahun 1984, akhirnya tas Birkin dari Hermes pertama dirilis. Desain dan fungsinya terinspirasi dari pribadi Birkin, dengan corak garis-garis, gaya minimalis, dan tampilan kasual. Ukurannya 40 sentimeter dan dijual dengan harga sekitar USD2000 atau sekira Rp30 juta.

Namun pada tahun 2011, Jane memilih menjual tas Birkin Hermes miliknya yang sudah usang tersebut lewat metode lelang. Ia menjualnya seharga USD162000 atau sekira Rp 2,4 miliar yang digunakan untuk mendukung donasi gempa bumi di Jepang kala itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement