Jika hal ini terjadi dalam waktu yang panjang atau kronis, maka kondisi ini tentu akan membahayakan tubuh. Penelitian menunjukan seseorang dengan stres kronis bisa mengalami gangguan kesehatan, seperti masalah pencernaan, sakit jantung, sistem kekebalan tubuh yang melemah, rentan terkena sakit kepala, susah tidur, dan lain-lain.
Meski demikian, berdasarkan beberapa hasil studi yang telah dilakukan menemukan stres kronis tidak terbukti bisa menyebabkan penyakit kanker secara langsung. Pasalnya, setiap orang yang mengalami stres kronis bisa mengembangkan perilaku yang tak menentu, seperti merokok, makan berlebihan, menjadi kurang aktif, atau minum alkohol, yang terkait dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker.
Penting untuk dicatat bahwa kanker adalah penyakit kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor genetik, paparan lingkungan, dan gaya hidup. Stres hanya merupakan salah satu faktor yang secara tidak langsung mempengaruhi risiko kanker, dan tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya penyebab kanker.