BANYAK orang takut dengan psikopat sebab film-film barat sering menggambarkan psikopat sebagai pembunuh berdarah dingin. Padahal faktanya tak semua psikopat jadi penjahat atau pembunuh.
Dikutip dari New York Post, Psikolog dari Melbourne, Carly Dober mengatakan, meskipun sifat psikopat memang membuat orang lebih rentan melakukan kejahatan, tidak semua orang akan melakukan kejahatan. "Artinya tidak semua psikopat jadi penjahat," katanya.

Nah, gejala psikopat sendiri meliputi antisosial, tidak memiliki empati, temperamen yang sulit diprediksi, dan arogan.
Seorang psikopat tidak dapat merasakan emosi yang tulus. Empati yang ditunjukkan oleh mereka hanya pura-pura dan hasil belajar dari respons orang lain. Nah, berikut ini ciri psikopat,
1. Mudah Marah
Seorang psikopat memiliki kesulitan dalam mengelola emosi dalam dirinya. Jika ada hal sederhana atau sepele yang tidak sesuai dengan keinginannya, maka akan membuat mereka marah besar. Oleh karena itu, kamu perlu mengamati bagaimana pasanganmu, atau temanmu dalam mengelola amarahnya selama ini. Apakah ia termasuk orang yang berkepala dingin atau justru mudah berapi-api?
2. Suka Berbohong
Salah satu cara seorang psikopat menyelesaikan atau terbebas dari masalah adalah dengan sering berbohong. Hal ini diperparah dengan mereka berbohong kembali untuk menutupi kebohongan sebelumnya. Perhatikan bagaimana seseorang mengakui dan mempertanggungjawabkan kebohongan yang kamu ketahui. Jika ia malah semakin menjadi-jadi, bisa jadi ia seorang psikopat.
3. Manipulatif
Selain sering berbohong, seorang psikopat juga terbiasa melakukan manipulasi terhadap keadaan atau kesalahan yang mereka lakukan. Mereka akan cenderung menyalahkan orang lain atas kesalahan yang diperbuat. Tak hanya, mereka bisa membuat orang tersebut merasa bersalah dan meminta maaf kepadanya. Perilaku ini sering disebut sebagai gaslighting.
4. Impulsif
Seorang psikopat adalah tidak memikirkan akibat dari perilaku buruk yang dilakukan. Berperilaku impulsif seperti melakukan sesuatu demi keinginannya pribadi tanpa memperhatikan atau mempertimbangkan kondisi orang lain.
BACA JUGA:
5. Gampang Merasa Bosan
Terlepas dari banyaknya aktivitas yang dijalani, seorang psikopat mudah merasa bosan atas hidupnya. Hal ini yang mendorong mereka untuk melakukan sesuatu yang berisiko dan tidak memikirkan akibatnya. Sebuah hipotesis mengatakan bahwa otak seorang psikopat tidak mudah terstimulasi daripada orang pada umumnya. Alhasil mereka perlu melakukan hal-hal yang sangat exciting untuk merasa normal.
BACA JUGA: