Tak jauh dari pintu akses masuk, pengunjung bisa menuju ke jembatan yang terbuat dari beton dan membentang sepanjang 100 meter. Jembatan ini terhubung ke sebuah batu karang yang menyerupai pulau berjarak 150 meter dari bibir pantai.
Pengunjung akan disuguhi sensasi ekstrem melintasi jembatan. Sebab, deburan ombak yang kencang dan hembusan membuat adrenalin setiap wisatawan akan meningkat.
Namun di pantai ini pengunjung tidak disarankan untuk berenang atau mandi di sekitar pantai. Pasalnya, ombak di kawasan Pantai Jembatan Panjang ini tergolong cukup besar.
Pengunjung bisa menikmati suguhan hamparan pasir putih di sepanjang garis pantai. Di sisi timur pantai juga terlihat ada jembatan panjang yang membentang menuju batu karang yang di atasnya terdapat pulau.
Di kawasan inilah merupakan Pantai Balekambang Malang yang biasanya digunakan umat Hindu untuk beribadat sebelum ritual Hari Raya Nyepi dilakukan.
(Foto: MPI/Avirista Midaada)
Namun sama halnya dengan Pantai Jembatan Panjang, Pantai Balekambang Malang juga tidak disarankan untuk berenang atau melakukan aktivitas selancar.
Seorang wisatawan, Rudi Hermansyah mengatakan, sebenarnya Pantai Jembatan Panjang ini memiliki pemandangan yang indah, terutama ketika lautan tenang. Tapi karena kini cuaca di pesisir laut selatan sedang bergejolak ombak memang cukup tinggi.
"Kalau landai ombaknya bagus, enggak terlalu kencang. Cuma memang aksesnya ke lokasi juga sulit, jalannya masih makadam, berupa tanah dan bebatuan, kalau habis hujan gini licin," kata Rudi, warga Kepanjen, Kabupaten Malang.