Pergantian Tahun 60an dan 70an
Gerakan tandingan tahun enam puluhan menyebabkan manekin menggambarkan bentuk tubuh yang lebih realistis (meskipun masih kurus). Masih menggunakan gaya dari zaman art deco, dengan penipisan anggota tubuh dan kontur tubuh.
Berevolusi dari boneka model selebriti tahun 60-an, manekin tahun 70an menjadi semakin abstrak dan tak berwajah. Itu adalah awal dari sebagian besar bentuk tak berwajah dan warna monokrom yang terus menginformasikan desain manekin hingga hari ini.
Saat ini, ada peningkatan fokus pada kesenian, bukan realisme. Desainer Ralph Pucci melepaskan bekerja sama dengan pematung seperti Michael Evert untuk memperkenalkan gerakan dan atletis dalam pajangan ritel, bahkan menampilkan manekin yang melakukan handstand.
Tahun 80an sampai Sekarang

Menjelang tahun 80an, desain manekin telah bergeser lebih jauh dari apa pun yang menyerupai manusia hidup. Simon Doonan, mantan direktur kreatif Barneys, menggambarkan estetika yang sangat abstrak dalam tampilan jendelanya yang fantastis, yang menampilkan stilisasi tanpa wajah dan desain kepala telur.
Tren manekin berubah lagi dengan ledakan kesehatan dan kebugaran di akhir tahun 80an dan 90an dengan kembali ke realisme, dan mengambil kualitas yang lebih atletis.
Sementara itu, ketika peritel plus sized mendapatkan popularitas, model yang lebih mirip dengan sosok wanita rata-rata mulai bermunculan. Manekin toko dan tampilan ritel telah mencerminkan pandangan masyarakat kontemporer.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.