Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Makan Daging Kambing Bisa Picu Hipertensi?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Rabu, 28 Juni 2023 |01:54 WIB
Apakah Makan Daging Kambing Bisa Picu Hipertensi?
Daging kambing bakar (Foto: Jess pryles)
A
A
A

SAAT Idul Adha banyak orang kurban daging kambing. Tentunya orang-orang merayakan Idul Adha dengan menikmati kelezatan daging kambing.

Namun apakah makan daging kambing bisa membuat seseorang kena hipertensi?

 sate kambing

Melansir National Library of Medicine, makan daging kambing bisa sebabkan hipertensi tidaklah benar. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukan makan daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah. Hipertensi bisa terjadi jika terlalu banyak menggunakan garam untuk mengolah hidangan kambing.

Nah, faktor yang memicu hipertensi usai mengkonsumsi daging kambing adalah kesalahan dalam mengolah daging kambing itu sendiri, sehingga perlu diperhatikan cara pengolahan serta bahan-bahan yang digunakan untuk mengolahnya.

Sementara Health Desk mengemukakan bahwa daging kambing bisa sebabkan hipertensi karena senyawa Trimethylamine-N Oxide (TMAO) yang terkandung didalamnya. Namun, perlu lebih banyak penelitian terutama uji klinis untuk membuktikan hal tersebut.

Daging kambing lekat dengan stigma hipertensi karena kandungan lemaknya. Meski termasuk salah satu daging rendah lemak, mengkonsumsi terlalu sering mengakibatkan peningkatan energi total lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Meningkatnya lemak jenuh dalam tubuh berkaitan dengan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dalam darah. Kadar LDL yang tidak menyebabkan penyumbatan lemak pembuluh darah.

 BACA JUGA:

Aliran darah yang tersumbatlah yang menyebabkan serangan jantung dan stroke. Jumlah konsumsi lemak jenuh yang berlebihan berkontribusi terhadap hipertensi dan penyakit jantung. American Heart Association tetap merekomendasikan mengkonsumsi daging kambing dalam batas wajar.

 BACA JUGA:

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement