PEMERINTAH Indonesia telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah jatuh pada Kamis 29 Juni 2023. Masyarakat Muslim di seluruh dunia menyambut Idul Adha dengan penuh suka cita sebagai salah satu hari terbesar dalam Islam.
Idul Adha dirayakan dengan berbagai tradisi unik di seluruh dunia. Idul Adha memang identik dengan pemotongan hewan kurban yang jadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada momentum tersebut.
Berikut tradisi unik perayaan Idul Adha di 10 negara seperti dikutip dari video rangkuman yang disiarkan channel Youtube Islam Populer :
1. Arab Saudi
Idul Adha di Arab Saudi tentu sangat terasa karena ada jutaan Muslim dari seluruh dunia beribadah haji di Makkah. Dua pekan sebelum Idul Adha saja, Tanah Suci sudah kedatangan banyak jamaah haji.
Namun, selain ibadah haji yang berpusat di Makkah, masyarakat Saudi punya tradisi tersendiri dalam merayakan Idul Adha.
Masjidil Haram di Makkah
Masyarakat akan membagikan daging kurban kepada tetangga terdekat rumah saja. Kalau di Arab Saudi, daging kurban dari pemerintah kerajaan akan dibagikan kepada negara-negara lain, seperti Afrika, Asia Tengah dan Asia Selatan.
Jika di Indonesia banyak yang berkurban dengan sapi atau kambing, lain halnya dengan di Arab yang biasa mengurbankan unta.
2. China
Walaupun bukan negara mayoritas muslim, umat Islam di China dalam merayakan Idul Adha tak kalah meriah. Jika di Indonesia Idul Adha akan ramai di malam takbiran, maka di China serunya Idul Adha berlangsung selama 4 hari, sampai habis Hari Tasyrik.
BACA JUGA:
Dalam jangka waktu tersebut, mereka melakulan tadarus Alquran, melantunkan puji-pujian kepada Allah, berkumpul dengan muslim dari negara lain, bertukar bingkisan. Pada Hari Arafah, ada tradisi memasak hidangan untuk buka puasa arafah bersama.
3. India
Bagi warga Kota Srinagar, ibu kota negara bagian Jammu dan Kashmir di India, Idul Adha adalah perayaan yang penting. Jika di Indonesia kita terbiasa menyiapkan sajian makanan menjelang Idul Adha, maka di India warga Muslim akan membeli baju dan hadiah untuk diberikan ke keluarga atau teman dekat.
Kalau Idul Adha bertepatan di bulan Agustus atau September, kota ini akan dipenuhi dengan turis. Menjelang Idul Adha, 3 hari sebelumnya akan diadakan festival. Jika bertepatan dengan hari libur, maka pedagang roti, daging dan makanan manis akan diserbu oleh warga dan turis.
4. Bangladesh
Hari raya selalu identik dengan mudik. Jika di Indonesia akan semarak mudik menjelang Idul Fitri, maka lain halnya dengan di Bangladesh yang justru beramai-ramai melakukan tradisi mudik di Hari Raya Idul Adha. Semua stasiun dan terminal tempat naik turun penumpang akan ramai oleh pemudik.
BACA JUGA:
Mereka rela berdesak-desakan untuk dapati tiba di lokasi tujuan, bahkan tak sedikit yang nekat menaiki atas gerbong kereta. Segala perjuangan tersebut dilakukan oleh para warga Bangladesh karena Idul Adha dianggap sebagai momentum penting sebagai sumber kebahagiaan dan penuh suka cita yang tak ingin dilewatkan tanpa keluarga.
Selain itu dalam menyembelih hewan kurban tak bisa dilakukan oleh sembarang orang, hewan yang dikurbannya juga tentunya harus sangat dipastikan dalam keadaan yang sehat.
5. Pakistan
Salah satu negara yang menjunjung tinggi hari raya umat Islam adalah Pakistan. Masyarakat Pakistan ketika Idul Adha tak ingin kehilangan momen hari raya ini. Mereka memilih menutup toko, pemerintah disana juga memberikan libur kepada para pekerja selama 4 hari untuk bisa berpuasa Arafah dan melaksanakan Idul Adha dengan khidmat.
Perayaan Idul Adha dianggap lebih syahdu dibandingkan dengan Idul Fitri di negara ini. Selain itu, di Pakistan hewa kurbannya harus mengikuti tradisi sebelum sembelih, yakni dengan dimandikan terlebih dahulu dan diberi hiasan bunga.