Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelajah Laut Dalam, Jenis Wisata Baru Kaum Berduit

Siska Maria Eviline , Jurnalis-Kamis, 22 Juni 2023 |19:36 WIB
Jelajah Laut Dalam, Jenis Wisata Baru Kaum Berduit
Jelajah laut dalam, wisata baru kaum berduit.
A
A
A

Masa Depan Wisata Laut Dalam

OceanGate Expeditions, operator kapal selam wisata Titan yang saat ini menghilang, memulai paket menjelajah bangkai kapal Titanic, pada pertengahan 2022. Harganya sebesar USD250.000 (Rp3,7 miliar) per penumpang.

“Ini bisnis yang sangat tidak biasa. Ia memiliki kategorinya sendiri. Ini adalah jenis wisata baru di mana orang-orang tidak berpikir dua kali tentang biayanya,” ujar Stockton Rush, CEO OceanGate kepada CBS News, pada 27 November 2022.

Kala itu, Rush menjelaskan, beberapa klien mereka adalah penggemar berat Titanic yang awam disebut Titaniac. “Bahkan ada penumpang yang rela menggadaikan rumah mereka dan menjelajah bangkai kapal Titanic bersama kami,” tuturnya.

Penampakan dalam kapal selam Titan. (Foto: OceanGate Expeditions)

Penampakan dalam kapal selam Titan. (Foto: OceanGate Expeditions)

Triton yang merupakan produsen kapal selam yang berbasis di Florida, Amerika Serikat mengungkapkan, wisata ini berpotensi bertumbuh pesat di masa depan dengan 1 juta penumpang per tahun.

Wisata menjelajah laut dalam ‘skala kecil’ juga pernah ditawarkan Scenic Luxury Cruises and Tours. Mereka menawarkan perjalanan bawah air di kedalaman 300 meter menggunakan kapal selam Scenic Neptune.

Uber dan Badan Pariwisata Queensland juga pernah menawarkan ScUber, pengalaman menjelajahi bawah air Great Barrier Reef selama 1 jam. Harga yang ditawarkan pun lebih bersahabat, USD2.000 (Rp29,9 juta) untuk dua penumpang.*

(Siska Maria Eviline)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement