Meski tak semua ikan tuna berwarna merah, ikan tuna yang memiliki daging merah biasanya jenisnya tuna biru sirip atlantik. Tuna ini merupakan ikan yang memiliki kebiasaan bergerak secara terus-menerus dan membutuhkan pasokan oksigen yang cukup dalam otot-ototnya.
Ikan tuna memiliki kandungan mioglobin, merupakan protein berpigmen merah yang menyimpan oksigen dalam sel otot, iyang memiliki kemampuan mengikat oksigen, sehingga otot-otot tuna mendapat pasokan oksigen yang cukup.
Akibatnya, otot-otot ini teroksigenasi secara terus-menerus dan menjadi lebih merah tua., inilah penyebab utama yang membuat daging tuna berwarna merah. Semakin tinggi kandungan mioglobin dalam otot tuna, semakin pekat pula warna merah pada dagingnya.
Tak hanya itu, pigmen daging merah pada ikan tuna juga memiliki keunggulan dalam segi estetika, karena bentuknya yang indah secara visual yang dapat membuat orang tertarik dan tergoda untuk mencicipi ikan tuna ini.
(Helmi Ade Saputra)