PADA awal Juni 2023 lalu, Cassius si buaya penangkaran genap memasuki usia 120 tahun. Meski sebenarnya, usia ini hanyalah perkiraan dari ilmuwan.
Melansir laman Live Science, menentukan usia tidak semudah itu dan tak dapat ditarik kesimpulan hanya dari ukurannya saja.
Ketika seekor buaya tumbuh dewasa, pertumbuhannya pun ikut melambat hingga benar-benar terhenti.
"Tidak ada cara untuk mengetahui usia Cassius yang sebenarnya karena dia lahir di alam liar dan usianya hanya perkiraan," kata penjaga buaya yang merawat Cassius di Taman Buaya Marineland, Green Island, Toody Scott.
Umur yang sudah sangat tua bukan satu-satunya daya tarik dari Cassius, melainkan ukuran buaya ini juga luas biasa besar. Bayangkan saja, Cassius ini ukurannya mencapai hampir sepanjang 18 kaki atau sekitar 5,5 meter.
Cassius (Foto: Caters News Agency)
Awal mula ditangkap
Buaya air asin bernama Cassius ini pertama kali ditangkap oleh peneliti pada tahun 1984 silam. Cassius pada waktu itu diduga sebagai dalang hilangnya sapi di peternakan kawasan Darwin, Australia.
Diperkirakan, Cassius di tahun 1984 masih berusia antara 30 atau 80 tahun. Dia juga diklaim sebagai buaya terbesar yang pernah ditangkap di Australia dalam kondisi hidup.
"Dia 16 kaki, 10 inci (5,13 meter) dengan setidaknya 6 inci (15 cm) ekor hilang dan sedikit moncong hilang," kata Grahame Webb, peneliti yang ikut dalam penangkapan Cassius, kepada ABC News.