Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos Kucing Hitam Kerap Dianggap Pembawa Sial, Bagaimana Asal Mulanya?

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Sabtu, 17 Juni 2023 |18:03 WIB
Mitos Kucing Hitam Kerap Dianggap Pembawa Sial, Bagaimana Asal Mulanya?
Kucing hitam kerap dianggap pembawa sial (Foto: Pixabay/henrikveres)
A
A
A

Di Indonesia, masih banyak orang yang memercayai jika kucing hitam bisa membawa pengaruh buruk. Kepercayaan ini tentunya sudah ada sejak zaman nenek moyang dulu.

Karena banyaknya anggapan inilah kucing hitam diasosiasikan sebagai penyihir jahat dan hewan yang sangat menyeramkan.

Jika ditelisik secara ilmiah, seekor kucing bisa memiliki warna hitam adalah karena faktor genetik atau keturunan. Jadi tidak ada hubungannya dengan takhayul dan hal mistis lainnya.

Infografis Fakta Hutan Aokigahara

Hal tersebut juga dipercayai oleh orang-orang dari beberapa negara yang menganggap jika kucing hitam tak memiliki raputasi buruk.

Contohnya di Jepang, kucing hitam dianggap membawa cinta serta keberuntungan. Sementara di Inggris, terdapat anggapan jika seorang pengantin wanita diberi hadiah kucing hitam maka kelak pernikahannya akan bahagia.

Tak hanya itu, para nelayan di Inggris juga membawa kucing hitam mereka ke kapal untuk memastikan perjalanan aman dan digunakan sebagai penangkap tikus.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement