Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos Kucing Hitam Kerap Dianggap Pembawa Sial, Bagaimana Asal Mulanya?

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Sabtu, 17 Juni 2023 |18:03 WIB
Mitos Kucing Hitam Kerap Dianggap Pembawa Sial, Bagaimana Asal Mulanya?
Kucing hitam kerap dianggap pembawa sial (Foto: Pixabay/henrikveres)
A
A
A

KUCING hitam yang kerap dianggap bawa sial beserta faktanya akan dibahas pada artikel kali ini. Kucing hitam kerap mendapatkan diskriminasi hanya karena memiliki bulu berwarna hitam.

Kucing hitam dianggap lekat dengan takhayul, hal mistis, pembawa sial, dan lain-lain. Reputasi ini membuat banyak kucing hitam telantar dan tidak ada yang mau mengadopsinya. Namun, benarkah demikian?

Anggapan jika kucing hitam bisa memberikan nasib buruk sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu.

Salah satu pencetus anggapannya adalah dari kisah mitos Yunani yang muncul di abad pertengahan.

Kucing Hitam

Kucing hitam (Foto: The Spruce/Adrienne Legault)

Konon, dalam mitologi Yunani, seorang dewi sihir bernama Hecate memiliki seekor hewan peliharaan berupa kucing.

Orang Eropa kuno percaya jika kucing bisa menjadi makhluk supranatural yang kerap membatu penyihir.

Tak hanya itu, cerita lain juga muncul dari Dewi Hera yang menurut legenda mengubah salah satu pelayannya menjadi seekor kucing hitam karena ketahuan membantu Dewi Hecate.

Lain dari mitos Yunani, kucing hitam juga disangkut pautkan dengan okultisme, yaitu sebuah kepercayaan pada kekuatan gaib yang bisa dikuasai manusia. Kepercayaan ini ada sejak abad ke-13. Dalam kepercayaan itu, kucing hitam dianggap sebagai inkarnasi dari setan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement