Ada yang beranggapankuliner ini cocok dimakan oleh orang-orang yang sedang berdiet menurunkan berat badan, lantaran tidak memiliki banyak kadar lemak, karena hanya berisi bumbu-bumbuan saja tanpa ada isian makanan tambahan lainnya yang bisa menganggu diet.
"Kelihatannya seperti hidangan yang cocok untuk diet," ujar komentar salah satu pembeli.
Meski cukup mengejutkan publik dan masih terdengar asing, ternyata kuliner tersebut bukanlah makanan yang baru, melainkan sudah ada sejak beraba-abad lamanya.
Kerikil tumis atau nama lainnya SuoDiu menurut laporan Guangming Daily, terkenal dengan slogan "hisap lalu buang" dalam bahasa Inggris. Makanan ini disebut berasal dari sepanjang Sungai Yangtze, nama yang dibuat oleh para tukang perahu yang kekurangan makanan.
Batu-batuan kerikil ini memiliki bau yang agak amis, karena rasanya yang mirip seperti ikan. Maka dari itu, sejak dahulu biasanya kuliner ini disantap bersamaan dengan anggur.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.