“Kesepakatan tadi, bagaimana kawasan Borobudur bisa dikelola sebagai DPSP yang berkelanjutan juga sebagai wisata religi bagi umat Buddha di seluruh dunia. Oleh karena itu, kami menindaklanjuti dengan menyiapkan perpres,” ujarnya.
Ada tiga kesepakatan dalam hal tersebut. Pertama sejarah, kedua spiritual atau Candi Borobudur sebagai tempat ibadah umat Buddha, dan ketiga mewujudkan Candi Borobudur sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia.

Ia menyebut, akan ada pengaturan zona-zona pemanfaatan, karena Candi Borobudur adalah situs UNESCO dengan mengusung semangat berkelanjutan, dan wisata religi yang berkualitas sehingga ditargetkan bisa melebihi Angkor Wat dan candi-candi lainnya di dunia sehingga bisa menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.