Berdasarkan data pada tahun 2019, dr. Angga menyebut paparan asap rokok remaja usia 13- 15 tahun itu pertama 57,8 persen ada di rumah, ruang terbuka mencapai 67,2 persen, dan juga di tempat-tempat lainnya. Ruang tertutup sebesar 66,2 persen anak remaja terpapar asap lalu di sekolah yang mencapai 56 persen.
(Foto: IDAI)
"Di mana saja remaja bisa mendapatkan paparan asap rokok, mulai di rumah didapat dari anggota keluarga dan di ruang terbuka juga paparan rokoknya juga ada dari tahun 2014 sampai tahun 2019 ini meningkat (angkanya),” pungkas dr. Angga
(Rizky Pradita Ananda)