PROGRAM vaksinasi HPV saat ini tengah digalakkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk anak Sekolah Dasar (SD) secara gratis. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kalau ini sebagai langkah pencegahan kanker serviks pada wanita.
"Program pemberian vaksinasi HPV secara gratis diberikan guna mencegah kenaikan angka pengidap kanker leher rahim (kanker serviks) pada wanita. Vaksin HPV diberikan kepada anak perempuan kelas 5 dan 6 SD," ujar Menkes Budi.

Disampaikan tahun ini akan diberikan secara merata di 34 Provinsi di Indonesia. Menurut Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril kalau Kemenkes juga merencanakan untuk pemberian vaksin HPV pada orang dewasa.
Hal ini dikatakan sudah masuk dalam program vaksinasi, namun ia belum bisa memastikan kapan akan dimulainya.
"Belum ada, tapi sudah masuk dalam program. Artinya pemerintah dalam artian Kementerian Kesehatan, harus membuat juknisnya lebih jelas tentang kesiapan vaksinnya, kemudian kesiapan pedoman dan teknis pelaksanaannya," ungkap dr Syahril dalam Konferensi Pers Capaian Imunisasi di Indonesia di Kementerian Kesehatan dan juga tayang di YouTube.
Sehubungan dengan vaksin HPV di Indonesia, dr Syahril lebih lanjut mengatakan kalau vaksinasi untuk anak kelas 5 dan 6 SD akan dilakukan secara serentak pada Agustus sampai September 2023 mendatang.
BACA JUGA:
"Imunisasi HPV Nasional serentak bulan Agustus- September 2023. Menyasar ke anak perempuan kelas 5 dan 6 SD," jelas dr Syahril.
BACA JUGA:
Perlu diketahui, mengapa pemberian vaksin HPV diberikan pada usia anak SD?