Sampah-sampah sisa yang kita makan itu hanya dapat dibuang di toko serba ada, tempat sampah yang berada di sebelah mesin penjual otomatis, atau memasukkannya ke dalam tas sampai kita sampai di rumah.
Karena hal itu, maka kita dilarang untuk makan sambil berjalan agar tidak menyusahkan orang lain, terutama petugas kebersihan. Contohnya pernah terjadi di salah satu tempat favorit wisatawan bernama Kamakura.

Mengutip Lonely Planet, di sana, ada lebih dari 50.000 hingga 60.000 orang setiap hari. Dengan jumlah pengunjung yang begitu banyak, petugas kebersihan setempat kesulitan untuk membersihkan sisa makanan, wadah makanan ataupun sampah-sampah sejenisnya.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan makan sambil duduk atau berdiri diam dekat dengan tempat sampah agar lebih mudah membuang sampah yang kita miliki. Itulah alasan mengapa tidak boleh makan sambil berjalan ketika di Jepang.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.