Prof. Teguh mengatakan, Bioadaptor menonjol karena kemampuannya yang unik dalam memulihkan fisiologi pembuluh arteri koroner, sebuah fitur yang terbatas pada Stent DES konvensional.
"(Teknologi) bioadaptor adalah pilihan utama saya untuk semua jenis kasus PCI, bahkan untuk kasus dengan fitur anatomi yang sangat menantang," ujarnya.
Prof Teguh bilang, teknologi bioadaptor memiliki elemen 'tidak mengekang', artinya dapat memungkinkan pemulihan gerakan dan fungsi arteri yang dirawat berpotensi mengurangi risiko masalah kesehatan serius dari waktu ke waktu,.
"Berdasarkan pengalaman saya, stent ini sangat menjanjikan untuk mengobati semua jenis kasus PCI,” jelas Prof. Teguh Santoso.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.