Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Itu Selesma, Infeksi yang Bisa Menyerang Anak akibat Kelelahan

Ajeng Wirachmi , Jurnalis-Rabu, 03 Mei 2023 |09:00 WIB
Apa Itu Selesma, Infeksi yang Bisa Menyerang Anak akibat Kelelahan
anak selesma, (Foto: Freepik)
A
A
A

KELELAHAN bukan hanya mengintai orang dewasa, paruh baya dan juga lanjut usia (lansia). Kelelahan pun nyatanya bisa menyerang anak-anak.

Maka dari itu, para orang tua patut bisa mengetahui bahwa anaknya bisa saja terkena selesma, salah satu penyebabnya karena daya tahan tubuh anak belum terbentuk sempurna. Lalu apa sebenarnya penyakit selesma?

Dalam penyebutannya, selesma dikenal pula dengan common cold yang masuk dalam salah satu jenis ISPA (infeksi saluran pernapasan bagian atas). Selesma termasuk penyakit infeksi, yang disebabkan oleh virus. Infeksi virus ini seringnya menyerang di tenggorokan dan hidung.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti, bahwa selesma bisa menyerang anak karena adanya penularan virus di tengah kerumunan. Kemudian ditambah saat anak kelelahan, dan kurang tidur, maka akan semakin menurunkan daya tahan tubuhnya.

 BACA JUGA:

Selesma sendiri ditandai dengan beberapa gejala, meliputi hidung tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, tubuh nyeri, pusing (sakit kepala), demam ringan, bersin, dan hidung tersumbat.

Selama kondisinya dirasa tidak parah, disebut memang tak perlu konsultasi ke dokter. Namun, jika kondisi tubuh anak terus mengalami penurunan dan perburukan, maka harus segera memeriksakan diri ke dokter. Jika mengalami demam hingga 38,5 derajat Celsius selama tiga hari berturut-turut, maka harus memeriksakan diri ke dokter.

Tanda lain yang bisa menjadi alarm penting, menjadi tanda harus segera memeriksakan diri ke dokter di klinik, puskesmas, atau rumah sakit adalah ketika anak sudah mengalami sesak napas, sakit tenggorokan parah, dan nyeri sinus.

Khusus untuk anak, pertolongan medis sudah dibutuhkan ketika suhu tubuh mencapai 38 derajat Celsius dan berlangsung selama lebih dari 2 hari, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan bernapas, sakit telinga, napsu makan turun, dan tingkat kerewelan yang ekstrem.

Patut diingat, meski kelihatannya seperti sakit sederhana, tapi orangtua wajib waspada karena selesma bisa berlanjut dan berujung pada penyakit komplikasi seperti asma, infeksi telinga akut, dan sinusitis akut. Demikian seperti dihimpun dari Mayo Clinic, Klik Dokter, laman resmi FK Unair, dan laman resmi Siloam Hospital, Rabu (3/5/2023).

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement