Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mattel Rilis Boneka Barbie dengan Down Syndrome

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 27 April 2023 |09:15 WIB
Mattel Rilis Boneka Barbie dengan Down Syndrome
Barbie Down Syndrome, (Foto: Mattel-Times of India)
A
A
A

PERUSAHAAN produsen mainan terkenal di dunia, Mattel baru saja membuat gebrakan dengan merilis produk mainan boneka Barbie yang berbeda dari biasanya.

Mengutip laporan Times of India, Kamis (27/4/2023) Mattel baru saja merilis, memperkenalkan boneka Barbie dengan Down Syndrome untuk pertama kalinya. Merilsi boneka Barbie khusus ini, Mattel bekerja sama dengan National Down Syndrome Society untuk membuat Barbie tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Mattel menyebut pihaknya bekerja sama dengan National Down Syndrome Society untuk memastikan visualisasi boneka Barbie tersebut bisa tampil secara akurat mewakili orang dengan Down Syndrome.

Boneka baru Barbie yang mewakili orang dengan Down Syndrome, ini disebut lebih lanjut merupakan bagian dari lini Fashionista 2023 Mattel, yang ditujukan untuk meningkatkan keragaman dan inklusivitas.

Boneka-boneka sebelumnya yang telah diperkenalkan ke publik lewat lini Fashionista, mulai dari boneka Ken dengan kaki prostetik, Barbie dengan alat bantu dengar, dan boneka dengan kondisi kulit khusus yang disebut vitiligo.

"Kami bangga memperkenalkan boneka Barbie dengan Down Syndrome yang mencerminkan dunia di sekitar kita dengan lebih baik dan melanjutkan komitmen kami untuk merayakan inklusi melalui permainan," kata Lisa McKnight, wakil presiden eksekutif dan kepala global Barbie dan Boneka di Mattel. 

Fitur desain Barbie baru dibuat di bawah bimbingan NDSS, kata Mattel. Selain menggambarkan beberapa ciri fisik seseorang dengan Down Sindrom, pakaian dan aksesori yang melekat pada tubuh boneka Barbie itu juga memiliki arti khusus.

Warna biru dan kuning pada gaun dress yang dikenakan pada boneka disertai kupu-kupu melambangkan simbol dan warna yang terkait dengan kesadaran akan Down Syndrome, ditambah dengan tiga chevron pada kalung Barbie untuk mewakili bagaimana orang-orang dengan Down Syndrome memiliki tiga salinan dari kromosom ke-21 mereka.

Selain itu, Barbie memakai ortotik pergelangan kaki, yang digunakan beberapa anak dengan Down Syndrome.

Kandi Pickard, Presiden dan CEO NDSS, dalam pernyataannya menyambut baik perilisan boneka Barbie Down Syndrome tersebut. Kandi mengungkap, ia pertama kalinya orang-orang dengan Down Syndrome bisa bermain dengan mainan yang tampilannya mirip.

"Ini sangat berarti bagi komunitas kami, yang untuk pertama kalinya, dapat bermain dengan boneka Barbie yang mirip dengan mereka," ujar Kandi.

"Barbie ini berfungsi sebagai pengingat, bahwa kita tidak boleh meremehkan kekuatan akan suatu representasi,” sambungnya.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement