SEORANG pria dikeluarkan dari pesawat Southwest Airlines karena berperilaku buruk dalam penerbangan. Penumpang tersebut marah karena tak terusik dengan tangisan bayi di pesawat. Dia mencaci maki orangtua bayi hingga pramugari.
Kejadian tersebut terjadi saat pesawat tujuan Kota Orlando, Florida, Amerika Serikat itu tertahan di bandara di Palm Beach karena cuaca buruk.
Dalam rekaman video yang tersebar terlihat suasana di dalam pesawat sempat tegang ketika penumpang pria yang tak disebutkan identitas itu mulai berteriak-teriak kepada bayi, orang tua, dan pramugari yang mencoba menenangkan situasi.
BACA JUGA:
Pria itu mengeluh bahwa ia membayar tiket untuk penerbangan yang sangat nyaman, sambil menunjukkan ketidakpuasan terhadap bayi yang telah menangis selama 40 menit.
Melansir dari News.com.au, Minggu (23/4/2023), ketika kru pesawat memintanya untuk berhenti berteriak, dia semakin marah dan menuduh bahwa ia tidak berteriak. Ia mengancam akan berteriak dan mengejek situasi di dalam pesawat.
Penumpang di sebelahnya mencoba menenangkannya dan mengingatkan bahwa ia adalah seorang pria dewasa yang tidak perlu berteriak tentang bayi. Video ini telah dibagikan secara online.
Saat diminta untuk meredakan suaranya, seorang pria dalam rekaman tersebut menjawab dengan kasar dan tidak peduli apakah ia membayar tambahan untuk berteriak atau tidak.
BACA JUGA:
Ia mengusulkan untuk meminta bayi itu agar mengurangi suaranya dan menyebutkan kata-kata kasar.
Dalam video tersebut, penumpang lain yang merekam adegan tersebut tertawa melihat ironi yang terjadi, di mana pria tersebut menjadi lebih mengganggu daripada bayi yang menangis.
Video tersebut berakhir dengan pria tersebut dikelilingi oleh petugas keamanan dan polisi di Bandara Orlando. Mereka menegaskan bahwa orang tua yang tidak bisa menenangkan anaknya adalah yang salah.
Belum jelas apakah konsekuensi dari tindakan pria tersebut akan diterapkan oleh polisi atau maskapai.
Dalam pernyataannya, Southwest memuji kru mereka yang menunjukkan profesionalisme dalam mengatasi situasi sulit dan meminta maaf kepada penumpang lain di pesawat yang mengalami perilaku yang tidak dapat diterima.
Banyak orang di media sosial yang berpendapat berbeda tentang siapa yang bertanggung jawab, dengan beberapa mendukung pria itu sementara yang lain mengejeknya atas tindakannya.
"Sudahkah kita mencoba untuk memahami situasi pria ini? Dia mungkin memerlukan beberapa teknik untuk menenangkan diri," dikutip dari seorang pengguna TikTok.

Seorang pengguna lain menulis, "Saya adalah seorang orang tua dan saya dapat memahami rasa frustrasinya. Terlalu banyak rangsangan karena harus mendengarkan anak menangis dan berteriak bisa menjadi sangat berlebihan."
Namun, Dave Portnoy dari Barstool membela pria tersebut. Dia mengatakan “Pria ini benar-benar menjadi semangat saya. Dia sangat masuk akal sehingga bahkan para pembenci tidak bisa menandinginya. Jangan suruh dia untuk diam. Seharusnya bayi itu yang disuruh untuk diam!"
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.