“Dari data ini, angkanya terus menurun. BPOM berterima kasih sekali kepada pedagang dan pengusaha takjil yang sudah memahami pentingnya standar tersebut," kata Penny.
(Foto: tangkapan layar)
Penurunan pangan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan tersebut, disebut Penny merupahan hasil sosialisasi informasi dan edukasi kepada para pedagang sejak sebelum Ramadhan.
“Sebelum Ramadhan, kita selalu mengumpulkan pengusaha atau pedagang takjil untuk memberikan informasi dan edukasi tentang standar mengolah pangan dan seperti apa pangan yang memenuhi standar pangan yang baik," pungkasnya.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.