Pada ketinggian tersebut, darah Anda menyerap lebih sedikit oksigen. Ini menyebabkan pusing, kantuk, dan kurangnya ketajaman mental.
Belum lagi darah Anda tidak banyak bergerak saat duduk di kursi pesawat selama beberapa jam.

Udara
Tak hanya itu, udara di ketinggian yang lebih tinggi jauh lebih kering daripada udara di darat. Oleh sebab itu, saat Anda menghirup udara kering dan menghembuskannya, udara yang keluar kaya kelembaban. Jika tidak mengganti air yang hilang, dapat menyebabkan dehidrasi.
Itulah alasan kenapa setelah naik pesawat terasa lelah dan capek.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.