Rabun mata, seperti kondisi yang dialami Nora secara medis, dikutip dari laman resmi Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI (Yamkes), dijelaskan oleh dokter Novita Agustina, Ns, M.Kep, Sp.Kep. A, adalah kelainan rafraksi cahaya dalam mata.
Kelainan rafraksi cahaya ini menyebabkan penglihatan menjadi kurang jelas alias rabun, yang disebabkan oleh titik cahaya yang tak tepat di retina atau dengan kata lain cahaya tidak terfokus di retina.
Secara jenis, rabun mata terbagi dalam tiga jenis yakni rabun jauh atau Miopi, rabun dekat atau Hipermetropi, dan silinder dengan nama medis Astigmatisme.
(Rizky Pradita Ananda)