Pandemi Covid-19 yang melanda beberapa negara di dunia pada tiga tahun lalu sangat merugikan negara dan berdampak pada kegiatan sehari-hari. Munculnya pandemi Covid-19 ini mengakibatkan kebijakan pembatasan kegiatan sehingga banyak aktivitas yang akhirnya dialihkan menjadi jarak jauh atau dilakukan di rumah saja.
Salah satu dampak dari munculnya pandemi Covid-19 ini yaitu penutupan sekolah, sehingga anak-anak terpaksa melakukan pembelajaran jarak jauh. Selama pandemi, banyak pembatasan yang diberlakukan untuk melindungi anak-anak.
Namun, ternyata dampak dari pembelajaran jauh pada anak-anak juga berdampak pada para orang tua.
Menurut hasil dari studi penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal JAMA Network Open, ternyata banyak orang tua yang memilih untuk berbohong terkait status kondisi kesehatan anaknya dan tidak mengikuti prosedur kesehatan selama pandemi.
Lewat penelitian ini, menunjukkan sekitar 25,9 persen orang tua yang disurvei telah berbohong dan salah dalam menggambarkan kesehatan anak mereka, mengutip New York Post, Rabu (5/4/2023).