KADANG orang mengalami panas dalam saat menjalankan ibadah puasa. Panas dalam sendiri, sebetulnya untuk menggambarkan kumpulan gejala dari penyakit di tenggorokan atau gejala awal dari infeksi virus atau bakteri.
Meski bukan gangguan kesehatan yang serius, tapi bukan berarti panas dibiarkan begitu saja. Terlebih mengalami panas dalam saat sedang berpuasa, tentu bisa menganggu kelancaran dan kenyamanan kita.
Jika Anda termasuk yang pernah atau rentan panas dalam, dihimpun dari Alodokter dan Halodoc, ini empat kiat sederhana atasi panas dalam ketika berpuasa di bawah ini.
BACA JUGA:
1. Tidak makan makanan pedas: Makanan pedas disebut bisa memperburuk gejala panas dalam atau sakit tenggorokan. Hindari makanan pedas, seperti sambal, cengkeh, lada hitam, pala, hingga rempah-rempah pedas.
BACA JUGA:
2. Asup banyak cairan: Mengingat cairan berperan penting untuk melembapkan tenggorokan, menurunkan risiko terjadinya infeksi, serta mengurangi gejala tenggorokan kering saat panas dalam. Pakai rumus 2-4-2, minum 2 gelas air mineral ketika berbuka puasa, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur. Supaya kebutuhan cairan selama berpuasa tercukupi.