KONDISI kesehatan David Ozora, korban penganiayaan yang dilakukan anak mantan pejabat pajak, Mario Dandy masih terus menyorot perhatian publik.
David diketahui didiagnosis mengalami diffuse axonal injury akibat mengalami tindak kekerasan di bagian kepala. Imbasnya, kuasa hukum David, Mellisa Anggraini mengungkap remaja 17 tahun itu direncanakan menjalani terapi stem cell pada 4 April mendatang.
Stem cell yang sebelumnya sempat dijadwalkan pada 26 Maret lalu tersebut, akan dijalani oleh David, dilakukan dengan cara menyuntikkan sel-sel baru ke tulang belakang remaja pria tersebut.
"Rencananya hari Minggu lalu sudah disuntikkan, tetapi karena dokter butuh observasi lebih lanjut. Katanya stem cellnya bisa dilaksanakan nanti tanggal 4 ini,” kata Mellisa.
“Stem cell itu disuntikkan sel-sel baru ke belakang tulang sumsum David, diharapkan bisa regenerasi atau memperbaiki sel-sel yang rusak, kira-kira begitu," imbuhnya.
"Dokter menyampaikan, setelah stem cell nanti kemungkinan akan bisa turun ke ruang perawatan. Sebab, setelahnya diobservasi kembali apakah sudah bisa untuk David dinyatakan bisa dirawat di rumah atau tidak, gitu.
Melissa menjelaskan lebih lanjut, rangkaian perawatan yang bakal ditempuh David memang akan panjang. Meski kondisinya jika David sudah berada di ruang kamar perawatan. Merujuk pada keterangan dokter yang merawat David, Mellisa menyebut setelah menjalani stem cell, dokter masih harus mengobservasi kondisi kesehatan pemuda itu untuk keputusan bisa rawat jalan di rumah atau tidak.
(Foto: Twitter @seeksixsuck)
"Dokter bilang, setelah stem cell nanti kemungkinan akan bisa turun ke ruang perawatan. Setelahnya diobservasi kembali apakah sudah bisa untuk David dinyatakan bisa dirawat di rumah atau tidak,” jelas Mellisa lagi.
Melissa menegaskan, meski jika sudah bisa turun ke ruang kamar perawatan, rangkaian perawatan yang masih bakal ditempuh David memang akan panjang.
“Tetapi ini akan sangat panjang prosesnya, meskipun dirawat di ruang perawatan, butuh waktu yang panjang. Sebab kita enggak akan tahu kata dokter, terkait dengan pemulihan kognitifnya ini,” tegas Melissa.
Terkait peluang untuk kembali hidup normal, Melissa menyampaikan dokter sudah mengatakan bahwa David bisa kembali normal, dengan catatan memang butuh kesabaran yang tinggi.
"Dokter sampaikan ada dua hal yang mungkin terjadi, pertama, akan ada progres tetapi untuk kembali pulih sampai sedia kala butuh waktu yang panjang banget. Lalu kedua, kondisi sekarang ini, David kesadaran kuantitatif atau motoriknya dia sudah membaik ya," tutup Mellisa.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.