Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lezatnya Nasi Sultan, Hidangan Inspirasi Ramadhan yang Melambangkan Keagungan Kraton Jogja

Antara , Jurnalis-Rabu, 29 Maret 2023 |04:48 WIB
Lezatnya Nasi Sultan, Hidangan Inspirasi Ramadhan yang Melambangkan Keagungan Kraton Jogja
Nasi Sultan hidangan inspirasi Ramadhan. (Foto: ANTARA/Nabila Charisty)
A
A
A

SUASANA Ramadhan tidak hanya semarak dengan kegiatan ibadah umat Muslim, tapi seiring dengan datangnya bulan puasa ini banyak kuliner tradisional yang biasanya tidak tersaji dalam keseharian, melengkapi sebagai menu utama.

Menu tersebut di antaranya adalah Nasi Sultan. Nasi Sultan terinspirasi dari keseharian Sri Sultan Hamengkubuwono X yang gemar memasak dan mencicipi kuliner dari berbagai daerah. Menu ini dikreasikan oleh Executive Sous Chef Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Heri Purnama.

“Menu Nasi Sultan ini kemungkinan hanya ada satu–satunya. Oleh sebab itu, menu ini sengaja saya ciptakan sebagai wujud kekaguman saya pada Sri Sultan Hamengkubuwono X. Menu ini pun tidak saya sajikan pada setiap momen, saya hanya menawarkannya pada acara – acara besar saja, seperti pernikahan dan kepada tamu kehormatan yang berkunjung ke hotel ini,” kata Heri Purnama seperti dikutip dari ANTARA.

 BACA JUGA:

Nasi Sultan dengan rasa gurih lengkap dengan beberapa toping menu lauk ini pun siap memanjakan lidah para penikmatnya.

Nasi pandan wangi

Nasi berwarna hijau dengan bentuk limas layaknya nasi tumpeng tersebut secara filosofi melambangkan keagungan Kraton Yogyakarta yang kini berada di bawah kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Nasi dengan rasa gurih itu pun sengaja diolah dengan perasan daun pandan agar warnanya menarik dan bercita rasa lezat.

Ilustrasi

Nasi Sultan (ANTARA/Nabila Charisty)

Menurut Chef Heri agar rasa nasi semakin gurih dan aroma pandan dapat melekat ke seluruh lapisan permukaan nasi, maka beras yang telah dicuci perlu didiamkan selama 15 menit sehingga pori pori beras dapat terbuka sempurna, barulah diberi air sari pandan lalu dikukus selama 15 menit.

Agar wanginya terus melekat, maka setelah nasi dikukus dicampur dengan beberapa batang serai, beberapa lembar daun salam, dan potongan jahe lalu dimasak bersama santan dengan perbandingan 1:1 hingga matang.

 BACA JUGA:

Urip-urip ikan

 

Urip – urip ikan merupakan menu pelengkap yang padu untuk dikombinasikan dengan nasi pandan. Bila mengacu pada menu asli dari apa yang telah dibuat Sri Sultan Hamengkubuwono X, Urip -urip ikan tersebut menggunakan lele.

Lantaran, tidak semua orang suka dengan lele, maka Chef Heri menggantinya dengan ikan tawar. Untuk menu kali ini, Chef Heri menggunakan ikan gurami yang telah dimarinasi dengan bumbu rempah seperti kunyit, lengkuas, dan jahe untuk menghilangkan bau serta menambah cita rasa gurih pada ikan air tawar.

 Ilustrasi

Urip-Urip Ikan lauk Nasi Sultan (ANTARA/Nabila Charisty)

Setelah memarinasi ikan, Chef Heri memasak ikan tersebut dengan proses pengasapan hingga matang. Usai ikan yang diasap matang sempurna, maka ikan dapat disiram dengan Saus Mangut.

Saus Mangut kreasi Chef Heri ini pun merupakan bumbu rempah kunyit yang kemudian dimasak dengan saus bumbu berwarna merah dengan rempah dan cabai di dalamnya, lalu dimasak bersamaan dengan santan dan kencur.

Tak lupa, menambahkan kemangi dan irisan cabai agar rasa kuahnya lebih nikmat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement