Alasan masyarakat tetap melanjutkan budaya warisan nenek moyangnya memelihara kerbau rawa ini karena menjadi investasi yang menjanjikan.
Sejak puluhan tahun lalu, dengan memelihara dan menjual kerbau rawa saat dibutuhkan, masyarakat setempat bisa berangkat haji ke Tanah Suci Makkah, menempuh pendidikan, dan memenuhi kebutuhan hidup lainnya, sehingga memilihara kerbau rawa menjadi simbol status sosial seseorang di masyarakat.
Harga untuk setiap ekor kerbau rawa ini bervariasi. Harga kerbau rawa yang berumur tiga tahunan dijual dengan harga Rp17 juta-Rp18 juta per ekor, tergantung bobot daging. Sedangkan, untuk kerbau rawa induk dipatok dengan harga Rp25 juta per ekor.
Ancaman
Sejak dua tahun terakhir, banyak kerbau rawa yang sakit hingga mati. Fenomena ini kebetulan bertepatan setelah adanya aktivitas pengeboran sumur minyak oleh perusahaan. “Kita tidak bisa membuktikan penyebab itu apakah dari pengeboran minyak,” ujar Kepala Desa Sapala Junaidi.
Rahmatullah, penyuluh Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara yang bertugas di Desa Sapala menyebut peristiwa itu bukan karena penyakit mulut dan kuku (PMK). Tapi, penyebab sakit dan kematian ribuan kerbau rawa di Kecamatan Paminggir diduga karena penyakit cacing hati yang dipicu oleh buruknya kualitas makanan dan minuman di alam.
Untuk meminimalisir risiko ancaman terhadap penurunan populasi kerbau rawa di daerah ini, pihaknya bersama pemerintah dan masyarakat desa setempat mencari cara agar peristiwa merugikan ini tidak terulang lagi. "Yang jadi kendala juga yaitu tidak adanya kehadiran dokter hewan di sini," ujar petugas penyuluh itu.
Jika, peristiwa seperti itu terus berlanjut maka akan sangat mengancam sumber ekonomi masyarakat dan budaya memelihara kerbau rawa warisan leluhur di masa depan.
Populasi kerbau rawa di kabupaten ini sekitar 98 persen berada di tujuh desa di Kecamatan Paminggir, dengan jumlah sebanyak 8.937 ekor (BPS 2022). Sedangkan tujuh desa itu adalah Paminggir (5,23 km persegi), Paminggir Seberang (14,23 km persegi), Ambahai (23,59 km persegi), Sapala (23,60 km persegi), Bararawa (23,39 km persegi), Pal Batu (28,63 km persegi), dan Tampakang (40,46 km persegi).
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.