Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemakaian Masker di Transportasi Umum, Ahli Epidemiologi Tegaskan Manfaatnya

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 20 Maret 2023 |11:01 WIB
Pemakaian Masker di Transportasi Umum, Ahli Epidemiologi Tegaskan Manfaatnya
pemakaian masker di transportasi umum, (Foto: Freepik)
A
A
A

ISU lepas masker di transportasi umum sudah mencuat selama beberapa waktu belakangan ini. Mengingat kini pemakain masker di beberapa ruang terbuka publik, sudah bersifat sebagai pilihan individu masing-masing karena tak lagi bersifat wajib.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin sendiri sempat menyatakan bahwa menurutnya boleh-boleh saja masyarakat tak pakai masker, namun dengan catatan memang dalam kondisi benar-benar sehat dan sudah divaksin Covid-19.

"Kita kembalikan itu lebih banyak ke masyarakat. Kalau masyarakat merasa tidak nyaman, merasa dia enggak sehat, sudah lama enggak divaksin, sebaiknya pakai. Kalau enggak ya enggak apa-apa," ujar Menkes Budi kala ditemui awak media belum lama ini. 

Lantas bagaimana jika ditelaah dari segi sains ilmu pengetahuan? Menurut Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, ia menilai pemakain masker di transportasi umum memang sudah seharusnya.

 BACA JUGA:

Pasalnya, berbagai penyakit bukan hanya infeksi Covid-19 memang penularannya lewat udara, terlebih di kondisi yang berdesakan atau padat seperti di dalam transportasi umum.

"Jadi (pakai masker), salah satu memperkecil potensi kita terpapar penyakit dalam hal ini kuman dan patogen di udara,” kata Dicky saat dihubungi MNC Portal baru-baru ini.

“Apalagi di kondisi yang berdesakan, di dalam transportasi umum dan sesak. Sebagainya jadi pakai masker, ini menurut sains bukan soal politik," tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement