"Makanan tersebut dikaitkan dengan kualitas kesehatan pasien yang lebih terjaga, dibandingkan penderita kanker payudara yang makan tinggi gula, lemak, daging merah, daging olahan," ungkap laman American Cancer Society.
Daging merah yang dijelaskan di atas mencakup daging sapi, babi, atau domba. Sementara itu, daging olahan yang sebaiknya dihindari meliputi bacon, sosis, atau hot dog.
Lebih lanjut, penelitian besar yang dikenal dengan WINS dan WHEL menemukan bahwa penderita kanker payudara yang mengurangi asupan lemak lebih mungkin tidak mengalami kekambuhan.
Tapi, gegara diet rendah lemak, penderita kanker payudara biasanya akan mengalami penurunan berat badan yang berarti.

Dijelaskan di laman itu bahwa kedelai merupakan sumber alami yang kaya akan isoflavon, senyawa dengan sifat mirip estrogen di dalam tubuh.
Nah, beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan kedelai boleh dikonsumsi penderita kanker payudara, karena kedelai terbukti menurunkan risiko kekambuhan. Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.
Jadi, saran sarapan untuk penderita kanker payudara bisa memperbanyak sayur-sayuran, selalu ada buah, dan usahakan menjauhi daging merah. Alkohol juga sebaiknya tidak dikonsumsi, ya.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.