PERHIASAN adalah suatu barang mewah yang dimiliki seseorang. Apalagi jika perhiasan itu terbuat dari emas, permata, dan logam mulia lainnya, dijamin dapat menjadi investasi dan juga kebanggaan bagi siapa saja yang memilikinya.
Seorang peserta pelatihan detector logam di Jerman Utara tak sengaja menemukan timbunan perhiasan emas dan koin perak 800 tahun. Penemuan ini sekaligus menjadi isyarat adanya hubungan perdagangan di daerah tersebut.

Direktur Departemen Arkeologi Negara Bagian Schleswig-Holstein, Ulf Ickerodt mengatakan bahwa di dalam timbunan berisi artefak itu terdapat dua anting-anting emas berkualitas sangat tinggi dengan batu semi mulia. Selain itu ada dua cincin jari bertabur batu lapis emas, bros cincin, cakram kecil berlubang yang sebelumnya berlapis emas, dan sekitar 30 koin perak.
Dikutip dari Live Science, selama beberapa dekade para arkeolog telah bekerja sama untuk menyelidiki wilayah Schles-Holstein, khususnya situs warisan UNESCO Haithabu. Dikenal dengan nama Hedeby dalam bahasa Denmark situs itu adalah kota Nordik terbesar kedua dan penting bagi Viking pada masa abad ke-8 hingga ke-11.
BACA JUGA:Semarakkan Disney 100 dengan Koleksi Perhiasan Berlian Karya Passion Jewelry
Haithabu kemudian hancur dan ditinggalkan sekitar tahun 1066, mengakhiri era Viking di wilayah tersebut. Beberapa abad setelahnya, seseorang dengan sengaja mengubur tas berisi barang berharga di dekatnya. Inilah yang kemudian ditemukan para peserta pendeteksi.
Para peserta menemukan timbunan itu sambil berjalan di sepetak tanah tempat mereka melakukan pelatihan. Kemudian mereka melaporkan temuan tersebut kepada ALSH. Para tim arkeolog kemudian menggali situs tersebut untuk mengungkapkan barang-barang apa saja yang ada di dalamnya, termasuk benda perak dan emas dengan potongan tekstil yang diawetkan. Salah satu temuan yang paling berharga dalam timbunan itu adalah anting-anting berlapis emas.
“Mereka mungkin berasal dari satuan waktu sekitar dan setelah 1100 dan merupakan tradisi pandai emas Bizantium,” kata Ickerodt.

Dalam timbunan itu juga terdapat tiruan koin Islam dinar emas Almohad yang telah dibuat menjadi bros. Kekhalifahan Almohad adalah dinasti Muslim yang memerintah Spanyol selatan dan Afrika Utara antara abad ke-12 dan ke-13. Sebanyak 30 koin perak itu diketahui telah dicetak pada masa Raja Denmark Valdemar II, menunjukkan bahwa timbunan itu dikubur beberapa waktu setelah tahun 1234.
BACA JUGA:Hebat! Desainer Perhiasan Indonesia Menangkan Kompetisi Bergengsi Kelas Dunia
Penemuan timbunan jarang terjadi di Schleswig-Holstein. Tidak ada kejelasan apakah barang-barang tersebut milik sendiri atau hasil curian. Namun Ickerodt menduga timbunan itu pasti tidak diletakkan secara kebetulan.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.