Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Mampu Beli Susu Formula? Ini Makanan yang Bisa Gantikan Nutrisinya

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 27 Februari 2023 |16:30 WIB
Tak Mampu Beli Susu Formula? Ini Makanan yang Bisa Gantikan Nutrisinya
Ilustrasi Susu Formula. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

ANGKA stunting di Indonesia memang tercatat cukup tinggi, pada 2022 silam angka stunting tercatat 21,6 Persen. Akibatnya, beban anak stunting Indonesia menjadi tertinggi ke-2 di Kawasan Asia Tenggara, dan ke-5 di dunia.

Adapun proporsi angka stunting di Indonesia, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT) 37,8 persen, Sumatera Barat 33,8 persen, Aceh 33,2 persen, Nusa Tenggara Barat (NTB) 31,4 persen, Sulawesi Tenggara 30,2 persen, Kalimantan Selatan 30 persen dan Sulawesi Barat 29,8 persen.

Stunting sendiri, disebabkan oleh ibu yang tidak mendapatkan makanan sehat dan bergizi seperti makanan berprotein tinggi, sehingga menyebabkan buah hatinya turut kekurangan nutrisi. Selain itu, pemenuhan nutrisi anak-anak pun turut memengaruhi perkembangan anak-anak.

Salah satu nutrisi yang paling mudah didapat adalah lewat susu. Tapi, tidak semua orang mampu membeli susu bagi anak-anaknya. Guru Besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Institut Pertanian Bogor, Ali Khomsan memberikan cara menyiasati pemenuham nutrisi anak bagi orang tua yang belum mampu membeli susu.

Susu Formula

Pasalnya, susu kerap diganti dengan susu kental manis yang lebih murah. Kiat ini dibeberkanya akibat sedang marak penyakit obesitas pada bayi dan anak akibat rutin diberi kental manis, atau dikenal dengan sebutan susu kental manis (SKM).

“Kandungan susu pada kental manis sangat minim, 60 persen di antaranya karbohidrat yang terbentuk dari gula dan 30 persen sisanya adalah lemak,” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Sedangkan bayi dan anak membutuhkan beragam nutrisi mulai kalsium hingga protein tinggi untuk tumbuh kembang. Harga susu formula yang tinggi, kerap mendesak para orang tua untuk menggantinya dengan kental manis yang jauh terjangkau.

Namun hal ini, menurut Prof. Ali berbahaya bagi bayi dan anak karena dapat menyebabkan obesitas yang mampu menimbulkan ragam penyakit mematikan seperti jatung, hingga diabetes melitus.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement